
Tawakal secara etimologi berasal dari kata tawakkul yang merupakan bahasa Arab dan artinya adalah “berserah dan bersabar”.
Tawakal secara umum adalah perbuatan lahir dan batin dengan pasrah menyerahkan segala perkara, ikhtiar dan usaha kepada ALLAH atau TUHAN, Secara sederhana, tawakal ini adalah tahap dimana seseorang sudah ikhlas menyerahkan semua keputusan dan masalahnya kepada ALLAH atau TUHAN. Sehingga apapun yang diterima. Baik itu mencapai apa yang diinginkan dan dibutuhkan atau sebaliknya. Tentunya akan diterima dengan lapang dada, tanpa merasa kecewa dan tidak ada perasaan marah kepada ALLAH atau TUHAN.
Sedangkan di dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), tawakal memiliki definisi sebagai berserah (kepada kehendak Tuhan), dengan sepenuh hati percaya kepada Tuhan terhadap penderitaan, percobaan dan apapun yang terjadi di dunia ini. Jika seseorang sudah berusaha maka hasilnya akan dipasrahkan kepada Allah atau Tuhan. Sehingga sudah siap secara fisik maupun mental untuk menerima segala hasil dari apa yang sudah diusahakan selama ini.