Finnon: Understanding Financial Statement

Doc. Pribadi

PPM Manajemen, Jakarta Pusat : Para Eksekutif Perusahaan diluar divisi keuangan sering mengalami beberapa kesulitan dan keterbatasan pemahaman terkait Bahasa keuangan. Padahal, segala masalah fungsional Perusahaan mempunyai hubungan atau kaitan yang erat dengan bagian keuangan. Penguasaan terhadap pola pikir keuangan merupakan keharusan yang dimiliki oleh manajemen Perusahaan guna bertahan dan berkembang dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Dan kemampuan bertahan Perusahaan dalam persaingan global tergantung pada berapa laba dan pertumbuhan yang dicapai oleh Perusahaan setiap tahunnya. Dalam dunia bisnis yang terus berkembang dan semakin kompetitif, memahami kondisi keuangan perusahaan adalah kunci untuk mengambil keputusan yang tepat dan strategis. Salah satu alat yang paling penting dalam proses ini adalah financial statement atau laporan keuangan. Financial statement tidak hanya menyediakan gambaran lengkap tentang kesehatan finansial perusahaan, tetapi juga berfungsi sebagai dasar untuk analisis kinerja dan perencanaan masa depan.

 

Pengertian Financial Statement

Financial statement bisa diartikan sebagai sebuah catatan aktivitas perusahaan yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu, biasanya berkisar 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, atau bahkan per tahun. Dari sisi bisnis, financial statement salah satu indikator penting untuk memperlihatkan kinerja perusahaan dari segi keuangan kepada para investor. Tentunya, para investor akan senang dan memilih saham untuk perusahaan yang memiliki laporan keuangan yang sehat. Maka, financial statement sangatlah berpengaruh bagi sebuah bisnis. Sebab, financial statement akan memberikan penjelasan secara formal kepada pembacanya terkait kondisi perusahaan, seperti pendapatan, kerugian, perubahan modal, hingga cash flow. 

 

Secara umum, financial statement terdiri dari beberapa komponen utama yang mencerminkan berbagai aspek keuangan perusahaan, antara lain:

  1. Laporan Laba Rugi (Income Statement): Laporan ini menunjukkan pendapatan, beban, dan laba bersih perusahaan selama periode tertentu. 
  2. Neraca Keuangan (Balance Sheet): Neraca keuangan menyajikan aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. 
  3. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement): Laporan arus kas mencatat aliran masuk dan keluar kas perusahaan selama periode tertentu
  4. Laporan Perubahan Ekuitas (Statement of Changes in Equity): Laporan ini menunjukkan perubahan dalam ekuitas pemilik selama periode tertentu.

 

Tujuan Financial Statement untuk Bisnis:

  1. Menyediakan Informasi Keuangan yang Akurat: Financial statement memberikan gambaran yang jelas dan akurat tentang kondisi keuangan perusahaan. 
  2. Membantu dalam Pengambilan Keputusan Bisnis: Keputusan bisnis yang efektif harus didasarkan pada data yang solid dan terpercaya.
  3. Memudahkan Evaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan: Melalui analisis financial statement, manajemen dapat menilai kinerja keuangan dari waktu ke waktu
  4. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas: Financial statement yang disusun dengan baik meningkatkan transparansi dan akuntabilitas
  5. Memenuhi Kewajiban Hukum dan Regulasi: Banyak yurisdiksi mewajibkan perusahaan untuk menyusun dan melaporkan financial statement secara berkala.
  6. Mendukung Proses Pengawasan dan Pengendalian Internal: Financial statement berfungsi sebagai alat pengawasan bagi manajemen
  7. Meningkatkan Efisiensi Operasional: Dengan menyediakan data yang detail tentang pendapatan dan pengeluaran

 

Cara Membuat Financial Statement

  1. Mengumpulkan Data Keuangan: Langkah pertama dalam pembuatan financial statement adalah mengumpulkan semua data keuangan yang relevan. 
  2. Menyusun Laporan Laba Rugi:
    • Pendapatan: Catat semua sumber pendapatan yang diperoleh selama periode tersebut
    • Beban: Identifikasi dan catat semua biaya yang dikeluarkan,
    • Laba Bersih: Hitung laba bersih dengan mengurangkan total beban dari total pendapatan.
  3. Menyusun Neraca Keuangan:
    • Aset: Daftarkan semua aset perusahaan
    • Kewajiban: Catat semua kewajiban perusahan
    • Ekuitas: Hitung ekuitas pemilik dengan mengurangkan total kewajiban dari total aset.
  4. Menyusun Laporan Arus Kas:
    • Arus Kas dari Operasi: Catat semua arus kas masuk dan keluar
    • Arus Kas dari Investasi: Rekam transaksi yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan aset tetap atau investasi lainnya.
    • Arus Kas dari Pendanaan: Catat arus kas yang terkait dengan aktivitas pendanaan
  5. Menyusun Laporan Perubahan Ekuitas:
    • Perubahan Modal: Catat semua perubahan dalam modal pemilik
    • Laba Ditahan: Rekam semua laba yang ditahan dalam perusahaan setelah pembayaran dividen.
    • Dividen: Catat semua pembayaran dividen yang dilakukan selama periode tersebut.
  6. Melakukan Review dan Verifikasi: Setelah semua laporan disusun, lakukan review dan verifikasi untuk memastikan keakuratan data.
  7. Menyusun Catatan atas Laporan Keuangan: Sertakan catatan yang menjelaskan kebijakan akuntansi yang digunakan, rincian penting dari item-item tertentu.

 

Pelatihan dengan judul “Finnon: Understanding Financial Statement” yang dilaksanakan pada tanggal 23 – 25 Mei 2023 ini diadakan oleh PPM Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh Ibu Putri sebagai perwakilan dari PT WLS. Secara umum Financial statement adalah alat yang tak ternilai bagi manajemen, investor, kreditor, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menilai kondisi dan prospek keuangan perusahaan. Pelatihan ini diharapkan mampu memahami arti dan fungsi keuangan Perusahaan sebagai salah satu aspek pokok dari Perusahaan sebagai suatu system, kemudian mampu memahami laporan keuangan neraca dan laba rugi serta memahami fungsi penting manajemen keuangan sebagai subsistem di Perusahaan.

 

Source by :

– https://idstar.co.id/financial-statement/

– Admin PT WLS/Doc. Pribadi

Artikel Terkait

“Stronger Together, Greater Future” Employee Gathering PT Wahana Logistik Semesta di Kuala Lumpur Malaysia
Kebersamaan di Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah 2025 PT Wahana Logistik Semesta Gelar Buka Bersama untuk Karyawan
Kegiatan yang diadakan setiap satu tahun sekali ini merupakan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dengan tujuan terciptanya kreativitas, integritas yang tinggi dan produktivitas kerja yang baik di kemudian hari baik antar karyawan dengan karyawan dan antar pimpinan dengan karyawannya, yang juga diharapkan dapat menumbuhkan loyalitas yang tinggi dalam mengembangkan perusahaan di masa yang akan datang.